Jumat, 14 Februari 2014

Rizki di dalam Al Quran

14 Februari 2014

Kemarin paman datang, pamanku dari desa ...
Oh bukan, kemarin ga ada yang datang ternyata.
Ceritanya, setelah kuliah kemarin pagi aku menyempatkan sholat dhuha di Mushola Al Fath, aku meminjam Al Quran yang ada di rak dan ketika membukanya aku menemukan uang Rp. 10000.
Beberapa bulan lalu, setelah sholat di Mushola Botani Square aku juga meminjam Al Quran di sana dan menemukan uang Rp.20000.
Uangnya selalu aku ambil dan aku kasihkan kepada orang yang lebih membutuhkannya (mungkin), daripada tetap di dalam Al Quran dan ga tersalurkan.
Awalnya aku berpikir ada ya orang yang ingin berbagi dengan menaruh uang di dalam Al Quran, mungkin niatnya supaya orang-orang yang baca Al Quran mendapatkan rizki lebih :).
Tapi setelah menemukan uang dua kali di dalam Al Quran di Mushola, kok kayaknya hal ini jadi sesuatu yang mulai lumrah dilakukan orang-orang ya.
Aku sih seneng aja jadi perantara buat bersedekah ke orang-orang yang membutuhkan, dapet pahala :D. Tapi akan lebih bagus kalau memang langsung disalurkan jelas ke yang membutuhkan, ada banyak pengemis berkeliaran di negeri ini, ada banyak kotak amal yang teronggok berdebu di sudut-sudut warung, lembaga-lembaga yang siap menyalurkan, panti asuhan yang membutuhkan agar tetap berdiri, dan lainnya.

Dan aku jadi berpikir, nanti kalau aku ga punya uang mungkin aku akan ke Mushola buat ngecek Al Quran di sana X_x #plaaak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar