Hihihihi, ini menggelitik bagi aku, setelah pendidikan yang selalu dikaitkan dengan pekerjaan sekarang pendidikan juga dikaitkan dengan jodoh, atau mungkin memang paradigma ini sudah lama ada di masyarakat aku pun ga tau ya. Lucu sih, ketika tingkat pendidikan itu ternyata berpengaruh terhadap profesi calon suami. Lucunya lagi ketika lelaki yang berpendidikan tinggi malah dianggap gampang untuk mendapatkan pasangan, namun berkebalikan dengan wanita yang berpendidikan, cenderung ini tidak adil untuk mereka, wanita yang berpendidikan. Mungkin ini berkaitan dengan egonya lelaki yang tak mau "direndahkan" :D.
Lantas apa aku harus mengurungkan niat untuk melanjutkan S2 demi peluang mendapatkan jodoh lebih besar? Hahahaha, tentu tidak. Bagiku hanya lelaki picik yang nantinya tidak jadi menikahi wanita yang dia cintai hanya karena perbedaan tingkat pendidikan. Aku berasal dari keluarga sederhana yang tidak pernah membedakan orang dari tingkat kekayaan ato pendidikan. Bapakku hanya bilang "asal Islam bapak terima" sederhana sekali kan syarat orangtuaku.

luar biasa ya bapakmu
BalasHapusOh, ya tentu :)
BalasHapusFollow blog aku lah
super sekali...... smga sukses dunia akademisnya.... salam smart
BalasHapus