Minggu, 03 Maret 2013

Menikmati Kegalauan

Memilih sore ini dengan berjalan di sekitar kosan, aku bertemu seorang ibu berkisar 50an tahun. Dalam benakku, aku akan menua, seperti ibu itu.
Layaknya dulu dia muda seperti aku. Jatuh hati, galau tentang jodoh, menikah, memiliki anak, mengurus keluarga, memiliki cucu, lalu menjalani masa tuanya.
Semua akan terlalui dan akan jadi biasa-biasa saja, tidak akan ada yang istimewa kecuali kenangan yang layak untuk tidak dilupakan.
Sama seperti hal-hal yang telah kita alami, aku alami di waktu-waktu sebelumnya. Seperti bagaimana indahnya jatuh hati, berbunga-bunga masa-masa pendekatan, sampai tahu rasanya patah hati. Semua yang begitu indah atau begitu menyakitkan itu tidak akan menjadi spesial lagi setelah terlewati, setelah hati merasakan netral lagi, semua biasa saja!
Sama seperti ketika dulu begitu menggebu-gebu ketemu orang yang kita suka, tak berani menatap matanya,  atau  berusaha mengendalikan kecanggungan di depan si dia. Semua indah, tapi dulu, sekarang ketika semua sudah biasa saja apa iya masih ada rasa yang bergejolak di dalam dada itu? tidak tentu J.
Masa-masa ini, masa-masa galau tentang pasangan hidup. Wanita, hampir 24 tahun,single, apa sih yang dipikirkan tentang masa depan? Ya, salah satunya adalah teman hidup. Merasakan jatuh hati, memikirkan “who is Mr. Right?”, bertanya kapan hari indah itu datang, dan semua misteri tentang jodoh. Ah, semua itu menggalaukan, menyita waktu, menyita kesenangan, dan membuat hilang mood ketika seorang yang mungkin calon jodoh membuat bete.
Berapa banyak status galau nan romantis?, galau nan menyedihkan?,  puisi-puisi indah bertebaran tentang cinta atau patah hati. Semua adalah ekspresi perasaan tentang kegalauan pasangan hidup.
Tapi kapan lagi coba harus galau tentang pasangan hidup ini kalau bukan sekarang? Kita sampai di waktunya, maka nikmati saja. Ketika kita telah menua seperti ibu yang kutemui itu kita tidak akan bisa lagi menggalau seperti hari ini, jangankan galau, sempat memikirkan kegalaupun mungkin tidak.
Secangkir hot green tea latte dan biskuit di sore hari, kenapa tidak kita coba menikmatinya :’) 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar