Siang itu, Kamis minggu kedua (atau ketiga ya) aku menjadi mahasiswa pascasarjana, aku berdiri di salah satu sudut mengamati sekitarku yang masih belum aku kenal. Mataku menangkap sesosok cewek berjilbab hijau tosca cukup gede yang berdiri di depanku, sebut saja namanya Bunga. Kesan pertama: JUTEK. Dalam hati: Edan nih cewek mukanya jutek banget, sudi banget nyapa duluan.
Dan sekarang, dia menjadi salah satu teman yang cukup bersahabat denganku. Entah kenapa, tapi mungkin aku tersadar bahwa aku dan dia, sama. Sama-sama jutek, hahaha.
Jutek, kata ini ga ada di KBBI, namun kata ini biasa digunakan sehari-hari untuk menggambarkan orang yang gak bersahabat, unfriendly, susah senyum, orang jadi segan kalo mau ngomong, keliatan muram wajahnya.
Temenku pernah bilang "Yung, dulu waktu pertama gw belom kenal lu, sumpah ya muka lu jutek banget, malesin gila", sama kayak aku ngeliat Bunga, entah kesel liat muka juteknya, entah merasa tersaingi kejutekannya, hahaha..
Tapi sejujurnya, cewek jutek itu ...
Ngerti? aku aja yang jutek rada bingung, hahahaha
Intinya cewek jutek itu sensitif, lembut banget hatinya, cuma ekspresi yang diberikan berlawanan karena untuk menutupi sifat aslinya dalam rangka memprotect diri.
Menurut aku ya, cewek jutek itu terlihat: susah didekati, sombong, cuek, ga peduli dengan sekitar. Tapi sebenarnya cewek jutek itu berlawanan dengan apa yang terlihat.
Susah didekati? cewek jutek terlalu mudah untuk bersikap baik dengan orang sekitar, jadi untuk terhindar dimanfaatin dia memilih jutek sampai akhirnya dia tahu dengan siapa sebenarnya berinteraksi.
Sombong? Ini hanya ekspresi untuk mendukung image susah didekati, karena sejujurnya dia ga pernah tahu apa yang seharusnya disombongin.
Cuek? Ga peduli dengan sekitar? Hahaha, bohong banget ini. Cewek jutek itu malah cenderung lebih dulu tahu tentang perubahan sekitar dibanding yang lain, karena dia senang sekali mengamati sekitar, ya dan sensitifitasnya cukup tinggi.
Cewek jutek berpura-pura? sungguh jutek itu cuma ekspresi biar ga mudah didekatin, terutama dengan orang yang belum dikenal.
Dan demi apa, kami juga ingin bisa tersenyum lepas ketika bertemu semua orang, tapi susah, susah!

jutek
BalasHapus