Mau tidak mau aku sampai di usia 25 (lewat) dengan status masih sendiri.
Teman-temanku sebagian telah menikah, beberapa telah memiliki anak, sebagian lagi masih seperti aku, jomblo kata orang sekarang.
Aku harus apa?, kita sedang menjalankan takdir kita masing-masing, takdirku begini, jadi stop jangan tanya
kapan nikah?
udah ada calon kan?
Kalau kalian sebegitu penasarannya, bagaimana dengan aku?
Aku lebih ingin tahu, lebih menggebu-gebu nama dengan awalan apa yang dengan bahunya aku merasa berada di tempat paling nyaman, dengan pegangan tangannya aku merasa aman.
Kalian siapa? Akulah yang akan menjadi ibu dari anak-anaknya, yang akan menangis dalam peluknya, yang akan menjadi paling tegar dalam rapuhnya. Dengan begitu siapakah yang harusnya lebih penasaran? bahkan ukuran sepatunyapun aku juga ingin tahu.
Kata orang, anggap saja yang bertanya sebagai doa, aku harap aku masih punya stock senyum atau bahkan tawa ketika pertanyaan berulang-ulang itu muncul lagi besok.
Kata mereka jangan terlalu pilih-pilih.
Bagaimana tidak pilih-pilih, membeli tas yang bisa diganti kapanpun aku dan temanku harus sampai ke empat pusat perbelanjaan dan itu pun pilihan belum jatuh ke satu pun tas, ragu.
Apalagi urusan jodoh, yang sekali kuterima maka harus setia sepanjang hayat.
Seperti mencari tas, semakin mencari semakin capek.
Iyaaaa, aku capek. Milyaran manusia dan cuma satu yang cocok, bayangin kan gimana sangat amat kecil sekali kebangetan peluangnya. Salah wajar,tapi makin ke sini aku semakin paham karena peluang yang terlalu kecil itu bisa terkabul cuma dengan pertolonganNya.
Capek salah, capek patah, capek meregang.
Semua sama, semua mencari, wajar jika menebar umpan, jadi berhenti kegeeran ya dek, cuek saja sampai dia berani ketemu bapak, baru silahkan geer.
lanjutkan wujudkan mimpi dan biarkan tuhan mengatur jalan cerita jodohmu.
Mungkin besok dia ada di sudut Bank BNI berhenti tersenyum ketika mata kalian beradu, mungkin nanti di sebuah perjalanan dimana kamu sangat menyukainya, mungkin setelah menutup laptop ini bertemu di dalam mimpi.
Selamat malam,
aku capek.
Bogor, 01:19 - 15 November 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar