Untukmu yang tidak pernah tahu,
Jika hidup ini adalah keheranan, maka semua tentang hidupku adalah kamu
Aku heran, ketika semua kata lancar kuucapkan kepada lelaki lain, tapi kenapa mulutku membeku ketika di hadapanku adalah kamu
Aku heran, ketika senyum manis yang telah kepersiapkan sebelum kau membuka pintu, tiba-tiba menjadi merah padam tertunduk ketika wajahmu manis membuka pintu
Aku heran, kenapa begitu ingin bertemumu, tapi begitu takut ketika sudah akan bertemu
Aku sungguh tidak ingin itu, tapi semua diluar kendaliku
Aku terdiam, wajahku pucat padam, dan hatiku ...
Ah, andai bisa dilihat aku yakin dia tengah bersemu merah bertemumu
Sekarang aku terduduk di sudut kota ini, di senja sore di bulan Desember penghujung tahun ini
Gelap tak seperti biasanya, dan aku masih dengan keheranan ini
Yang artinya aku masih memikirkanmu, merindukanmu
Dan mungkinkah di sudut jalan sana kau juga merindu?
(Merindu dia yang bukan aku)
Aku tidak pernah tahu perasaanmu, yang aku tahu perasaanku.
Tulisan-tulisan yang kutulis itu kamu
Berharap kau membacanya, tapi menyamarkan tulisan agar kau tak merasa
Sama seperti aku menyamarkan kecanggunganku setiap kali kau di sekitarku
Aku terlalu takut untuk dunia tahu kalau kau penghuni hati kecil ini
Jangankan dunia, kepadamu pun aku tak pernah berniat untuk memberi tahu
Heran? Aku pun heran dengan perasaan ini
Ketika kau bertanya kenapa belum tidur
Harusnya kujawab karena memikirkanmu
Tapi aku tak pernah bisa jujur kepadamu
Aku memang selalu berpura-pura, tapi bukan untuk berdusta
Aku hanya tidak ingin merusak jalan cerita kita
Aku selalu bingung harus bicara apa agar kau tertawa, agar chat kita terus mengalir
Dan nyatanya aku lebih memilih diam, kaku
Bukan tidak senang tapi aku tak pernah biasa denganmu
Kamu terlalu spesial
Untukmu yang tidak pernah tahu
Yang telah mendiami hati ini sejak empat tahun lalu
Yang tertata rapi di sudut bagian hati
Tidak pernah kupupuk tapi kau tetap hidup hingga hari ini
Tanpa aku sadar, mungkin juga kau tak sadar
kau selalu di sekitarku walau tak pernah jadi pemeran utama,
Kau selalu ada
Untukmu yang tidak pernah tahu,
tidak usah cemas akan rasaku
aku tidak pernah berniat merusak yang telah ada
aku sungguh tak pernah ingin perasaan ini
aku hanya tahu kau spesial,
itu saja
Untukmu yang tidak pernah tahu,
Esok lusa, aku hanya ingin membuktikan
keheranan ini akan menjadi nyata atau tergilas oleh waktu
Esok lusa, ketika misteri hidup kita terjawab
Kita akan tetap seperti ini
Tetap tertawa tanpa harus ada yang berubah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar