31 Desember 2013
Tanggal ini ga akan pernah jadi berkesan kalo besok bukan 1 Januari.
Yang aku ingat dari tanggal ini setiap tahunnya adalah penjual terompet dimana-mana, para petani jagung memanen jagungnya, harga sembako naik, dan mereka yang selalu mengomentari tentang perayaan tahun baru ini.
Satu lagi sih yang selalu iya, Mama telepon, dan isinya akan selalu sama: lagi dimana, Dek? Jangan keluar ya.
Hahaha, that's my mama :D
Tidak, aku tidak berniat merayakan tahun baru, tapi keseharianku ga terlepas dari tahun yang baru bulan yang baru dan tanggal yang baru. 2014 pasti sesuatu yang baru, dan 2013 akan tertinggal di belakang.
Harapan baru muncul, kenangan 2013 pun menari-nari dipikiran. Tahun ini cukup berkesan, mungkin boleh aku bilang tahun pendakian, karena ditahun ini aku mulai suka jalan-jalan, jalan-jalan pakai kaki, dari mulai Januari backpackeran Bogor - Malang - Bali -Yogya - Bogor, April kembali lagi ke Yogya menjelajahi pantai di daerah Gunung Kidul, Mei melangkah keKampung Baduy - Banten, dan Oktober menyentuh Garut lewat Gunung Cikuray. Hobiku sekarang, menghabiskan malam menunggu sunrise di Gunung Kapur dekat kampus kalau mulai penat, galau. Di Tahun ini juga aku memantapkan memilih melanjutkan kuliah.
Besok, semoga janji kehidupan yang lebih baik datang, semoga doa baik mulai terkabul, kuliah lancar, jalan-jalan makin sering, rejeki mudah, dan jodoh mengetuk pintu rumah :).
Dan doa ku yang paling aku harap terkabul pertama kali: semoga besok punya kalender 2014 :D
Selasa, 31 Desember 2013
Minggu, 29 Desember 2013
Tersenyumlah, maka aku akan jatuh cinta padamu
29 Desember 2013
Seperti biasa, Desember akan selalu sama, Dingin!
December rain, bahagia sekali kalo matahari muncul di bulan ini.
Tubuh jadi hangat, pakaian bisa kering, dan aku bisa duduk manis menikmati jingga sang senja.
Dan hari ini luar biasa
Senyum manis di penghujung Desember yang dingin.
Tadi malem sekitar jam 8an iseng ngajakin Eno jalan-jalan
Aku: Noooo, jalan jalan yook. Kemana gitu. Kawah Ratu kek. Ajakin Eni juga
Eno: Ayok naek Kapur sekarang. Gimana?
Aku: Kok edan ya tetiba gini. Hahaha (langsung lari ke atas kosan, liat langit)
Dan oke, kita berangkat jam 11 (janjiannya sih jam 10 -_-)
Cuma berempat: Aku, Eni, Eno, dan Waqif.
Nyampe atas Kapur, wew.. penuh banget pake acara ndiriin tenda pula, ada tiga tenda yg udah berdiri.
Kita nyempil, bikin minuman maen poker, terus guling guling nunggu fajar berharap ga mendung.
Dan liat, semburat kemerahan mulai menampakan diri.
Jam 5 teng aku udah ambil posisi, nungguin yang ditunggu-tunggu, diam di satu titik menjauh dari keramaian, moment bagus jangan sampe keganggu.
Dan ini senyum terindah dibulan yang dingin ini:
Jarang sekali melihat sang fajar menyingsing, lebih sering melihat sang senja pergi.
Ini Desember, sesuatu yang dingin melekat di bulan ini.
Tapi hari ini senyum salam kedatanganmu membuatku kembali jatuh cinta, lagi
dan cara terbaikku mencintaimu, berdiri diam di sini menikmati kehadiranmu sebelum membiarkanmu pergi.
Dan tersenyumlah, maka aku akan jatuh cinta padamu ...
Seperti biasa, Desember akan selalu sama, Dingin!
December rain, bahagia sekali kalo matahari muncul di bulan ini.
Tubuh jadi hangat, pakaian bisa kering, dan aku bisa duduk manis menikmati jingga sang senja.
Dan hari ini luar biasa
Senyum manis di penghujung Desember yang dingin.
Tadi malem sekitar jam 8an iseng ngajakin Eno jalan-jalan
Aku: Noooo, jalan jalan yook. Kemana gitu. Kawah Ratu kek. Ajakin Eni juga
Eno: Ayok naek Kapur sekarang. Gimana?
Aku: Kok edan ya tetiba gini. Hahaha (langsung lari ke atas kosan, liat langit)
Dan oke, kita berangkat jam 11 (janjiannya sih jam 10 -_-)
Cuma berempat: Aku, Eni, Eno, dan Waqif.
Nyampe atas Kapur, wew.. penuh banget pake acara ndiriin tenda pula, ada tiga tenda yg udah berdiri.
Kita nyempil, bikin minuman maen poker, terus guling guling nunggu fajar berharap ga mendung.
Dan liat, semburat kemerahan mulai menampakan diri.
Jam 5 teng aku udah ambil posisi, nungguin yang ditunggu-tunggu, diam di satu titik menjauh dari keramaian, moment bagus jangan sampe keganggu.
Dan ini senyum terindah dibulan yang dingin ini:
| Bogor malam hari, dilihat dari atas Gunung Kapur, Ciampea |
![]() | |||
| Semburat fajar mulai muncul |
| Salam perpisahan bulan dengan sang malam |
| Wajah sang Fajar |
![]() |
Jarang sekali melihat sang fajar menyingsing, lebih sering melihat sang senja pergi.
Ini Desember, sesuatu yang dingin melekat di bulan ini.
Tapi hari ini senyum salam kedatanganmu membuatku kembali jatuh cinta, lagi
dan cara terbaikku mencintaimu, berdiri diam di sini menikmati kehadiranmu sebelum membiarkanmu pergi.
Dan tersenyumlah, maka aku akan jatuh cinta padamu ...
Sabtu, 21 Desember 2013
Andai social media ada aturannya -_-
Ini penghujung 2013, begitu banyak social media bertebaran. Facebook, Twitter, Path, ditambah lagi aplikasi pesan yang menggantikan SMS, sebut saja Whatsapp, Line, BBM, Kakao talk.
Kehadirannya memudahkan kita dalam berinteraksi, ya memudahkan bahkan menjadi sangat mudah.
Ga perlu lagi berkirim surat, berkirim kabar, ato bahkan curhat, semua sudah tersirat bahkan tersurat dari postingan di social media.
Secara pribadi, aku diuntungkan dengan berbagai aplikasi yang ada, tapi juga ini bikin "marmos" (kata seorang teman untuk mengungkapkan kekesalan).
Kalo ada yang posting sehari lebih dari minum obat anjuran dari dokter aku masih bisa biasa aja, tapi kalo social media buat pamer ke"care"an dengan pacar, oh No!!! Sorry friend, I stop to sharing with you! Saran nih ya, kenapa ga beli hape satu lagi, bikin akun yang temennya cuma pacar kamu aja, lebih privasi!
Ato memang lebih baik kali ya dunia tahu bahwa kalian pasangan yang saling "care", saling?
Biasanya kalo social media menyediakan fitur hide, unfollow tapi tetep temenan, itu langkah yang aku ambil untuk menjaga hubungan baik dengan teman, tapi kalo ga ada ya sud. Hak kalian untuk memposting apapun dan hak aku untuk unfollow.
Seandainya social media itu ada rule tentang aturan posting enak kali ya (ini paling banter ga boleh SARA), kalo kita ga cocok dengan rulenya ya ga usah bikin akun.
Ahhh.., saya merindukan ketika kecil ... tanpa social media dan saya tetap bahagia :(
Kehadirannya memudahkan kita dalam berinteraksi, ya memudahkan bahkan menjadi sangat mudah.
Ga perlu lagi berkirim surat, berkirim kabar, ato bahkan curhat, semua sudah tersirat bahkan tersurat dari postingan di social media.
Secara pribadi, aku diuntungkan dengan berbagai aplikasi yang ada, tapi juga ini bikin "marmos" (kata seorang teman untuk mengungkapkan kekesalan).
Kalo ada yang posting sehari lebih dari minum obat anjuran dari dokter aku masih bisa biasa aja, tapi kalo social media buat pamer ke"care"an dengan pacar, oh No!!! Sorry friend, I stop to sharing with you! Saran nih ya, kenapa ga beli hape satu lagi, bikin akun yang temennya cuma pacar kamu aja, lebih privasi!
Ato memang lebih baik kali ya dunia tahu bahwa kalian pasangan yang saling "care", saling?
Biasanya kalo social media menyediakan fitur hide, unfollow tapi tetep temenan, itu langkah yang aku ambil untuk menjaga hubungan baik dengan teman, tapi kalo ga ada ya sud. Hak kalian untuk memposting apapun dan hak aku untuk unfollow.
Seandainya social media itu ada rule tentang aturan posting enak kali ya (ini paling banter ga boleh SARA), kalo kita ga cocok dengan rulenya ya ga usah bikin akun.
Ahhh.., saya merindukan ketika kecil ... tanpa social media dan saya tetap bahagia :(
Senin, 02 Desember 2013
Si ganteng O'Connor
Paul Walker.
Kalo ada yang membicarakan nama itu aku pasti ga akan tahu siapa dia, tapi hari ini semua media membicarakannya. Dan tercengang ketika melihat fotonya.
Yaaaaa, "hah, cowo ini kn yang maen fast n furious"
Sosok ini, yang aku ingat karakter O'Connor dalam film Fast n furious: "Laki banget, cintanya ke Mia huwaw, dan paling inget kalo Bapak-bapak satu ini ganteng"
Hahaha, ya dia mewakili karakter lelaki oke dari segi fisik (y).
Tapi hari ini, aku terdiam, layaknya kebanyakan orang terbesit pikiran "wah, kok cepet banget ya" atau "kok dia sih" atau "apa jadinya fast n furious tanpa dia" atau "wah ga seru lagi nih fast n furious" dan masih banyak lagi statement tentang kepergian Paul Walker.
Dan semoga kita masih akan tetap ingat bahwa mungkin besok kita yang akan pergi ...
Kalo ada yang membicarakan nama itu aku pasti ga akan tahu siapa dia, tapi hari ini semua media membicarakannya. Dan tercengang ketika melihat fotonya.
Yaaaaa, "hah, cowo ini kn yang maen fast n furious"
Sosok ini, yang aku ingat karakter O'Connor dalam film Fast n furious: "Laki banget, cintanya ke Mia huwaw, dan paling inget kalo Bapak-bapak satu ini ganteng"
Hahaha, ya dia mewakili karakter lelaki oke dari segi fisik (y).
Tapi hari ini, aku terdiam, layaknya kebanyakan orang terbesit pikiran "wah, kok cepet banget ya" atau "kok dia sih" atau "apa jadinya fast n furious tanpa dia" atau "wah ga seru lagi nih fast n furious" dan masih banyak lagi statement tentang kepergian Paul Walker.
Dan semoga kita masih akan tetap ingat bahwa mungkin besok kita yang akan pergi ...
Langganan:
Komentar (Atom)























