"Gw tipe lw ga?" Pernah ditanya seperti itu?
Mau jawab apa?
Aku pernah ditanya gitu, dan kalo yang nanya kepo terus lagi baca ini Ga usah ketawa2 deh!
Hahaha, terkadang aku juga bingung, apa yang dimaksud dengan tipe?
Mungkin lebih mengarah ekspektasi ya...
Ganteng/ cantik
Kaya
Pintar
Berpendidikan
Berwibawa
Baik
Dewasa
Tinggi
Keturunan ningrat
Rajin
Soleh/ solehah
dan entah apa lagi yang menjadi syarat untuk menjadi pasangan, selanjutnya disebut dengan tipe pasangan. Kalo memenuhi tipe baru deh maju memberi sinyal.
Semua orang punya tipe pasti ya, semua orang tentunya ingin pasangan yang memiliki sifat terbaik.
Tapi setiap orang punya prioritas tipe yang diinginkan ada dipasangannya.
Ada yang lebih mengarah ke hedonisme ada juga yang kearah kenyaman batin.
Hak kalian masing-masing, tapi pastikan juga kalian pantas dipilih oleh orang yang tipe nya kalian inginkan.
Aku sih ga punya kriteria banyak tentang pasangan, karena sadar belum bisa menjadi wanita dengan tipe kompleks (punya banyak sifat baik), dan selama perjalanan ini sesungguhnya bukan masalah tipe tapi berkenan tidaknya dia di hati.
Kalau sudah masalah hati, tempe pun rasa ayam X_x
Jumat, 29 November 2013
Senin, 25 November 2013
Kami tetap tertawa tanpa harus ada yang berubah
"Untukmu yang tidak pernah tahu,
Esok lusa, aku hanya ingin membuktikan
keheranan ini akan menjadi nyata atau tergilas oleh waktu
Esok lusa, ketika misteri hidup kita terjawab
Kita akan tetap seperti ini
Tetap tertawa tanpa harus ada yang berubah"
Kalimat di atas adalah penggalan postinganku di November satu tahun lalu.
Benarlah sudah,
kami tetap tertawa tanpa harus ada yang berubah
Rasa ini mungkin yang tak sama
Maka biarlah, waktu memberi jarak untuk membuktikan perasaan yang seharusnya ditempatkan ke bagian yang tepat.
Dan dia yang tidak pernah tahu, tetap berkelana mencari jati dirinya
Tetap hadir untuk berbagi tawa denganku
Esok lusa, aku hanya ingin membuktikan
keheranan ini akan menjadi nyata atau tergilas oleh waktu
Esok lusa, ketika misteri hidup kita terjawab
Kita akan tetap seperti ini
Tetap tertawa tanpa harus ada yang berubah"
Kalimat di atas adalah penggalan postinganku di November satu tahun lalu.
Benarlah sudah,
kami tetap tertawa tanpa harus ada yang berubah
Rasa ini mungkin yang tak sama
Maka biarlah, waktu memberi jarak untuk membuktikan perasaan yang seharusnya ditempatkan ke bagian yang tepat.
Dan dia yang tidak pernah tahu, tetap berkelana mencari jati dirinya
Tetap hadir untuk berbagi tawa denganku
Menikah, milik wanita Hebat
Ehem, akhir-akhir ini banyak sekali dapat undangan
pernikahan.
Umur yang sudah beranjak ke 25 ini memang lazimnya sudah berumah
tangga.
Tidak, saya tidak akan bahas tentang rasa takut karena belum menikah
atau rasa ingin cepat-cepat menikah, ya karena memang menikah bukanlah perlombaan
untuk cepat-cepatan.
Tapi meski bukan perlombaan saya juga ingin menikah.
Entah
kapan dan dengan siapa semoga saya tetap sabar menunggu jawaban sampai tiba waktu yang sempurna dari Alloh.
Satu per satu mulai membangun rumah tangga, bulan depan saja
sudah ada tiga undangan datang.
Saya tidak mempertanyakan kenapa mereka
cepat bertemu jodohnya.
Ada sesuatu yang membuat saya terkesima dengan yang
namanya pernikahan.
Bagi saya wanita yang memutuskan menikah itu, HEBAT!.
Di
ujung bulan lalu ketika menghadiri akad nikah teman kuliah, saya terdiam,
terharu, dan takut untuk menikah.
Hahaha, iya. Beberapa teman berpikir saya
sudah siap menikah, dan lihat saya sendiri tidak pernah yakin akan hal itu.
Butuh
keberanian dan terutama keikhlasan menyerahkan hidup untuk satu orang
selamanya.
Kalian, para wanita yang telah memiliki keberanian dan keikhlasan
itu membuat saya terkagum, lelaki yang kalian pilih tentu hebat karena mampu
meyakinkan kalian, tapi kalian lebih hebat karena memiliki rasa berani
dan ikhlas itu.
Saya ingin menikah dan
rahasia Alloh yang saya nantikan adalah siapa dia yang dengannya saya bisa
menjadi HEBAT.
Selamat menempuh hidup baru wahai wanita-wanita hebat, dan
semoga berkah ditiap perjalanannya :)
Langganan:
Komentar (Atom)
